BANGGAI LAUT, klikbanggai.com – Komandan Komando Rayon Militer (Danramil) 1308-08/Banggai, Lettu Moch Achir Balatan, menegaskan keterlibatan personel TNI dalam operasi gabungan penggerebekan dugaan penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) ke Pulau Taliabu, Maluku Utara, Kamis (15/10/2026) malam, merupakan bentuk dukungan terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Laut.
Menurut Achir, keterlibatan TNI dalam operasi tersebut berawal dari permintaan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Banggai Laut yang menghubungi pihak Koramil untuk membantu pengawalan kegiatan penindakan.
Ia menjelaskan, personel Koramil diterjunkan dalam operasi tersebut, terdiri atas anggota piket dan anggota intelijen Koramil 1308-08/Banggai.
“Tanpa permintaan, kami tidak akan bergerak,” tegas Lettu Achir.
Danramil Lettu Achir menyampaikan, kehadiran TNI bertujuan membantu pemerintah daerah menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus mendukung kelancaran pembangunan di Banggai Laut.
Menurutnya, aktivitas ilegal yang meresahkan masyarakat menjadi salah satu alasan pemerintah daerah meminta pendampingan aparat TNI dalam operasi tersebut.
Sebelumnya, tim gabungan Satpol PP, Kesbangpol, dan TNI mengamankan sebuah kapal jolor bermuatan ratusan jeriken BBM jenis Pertalite dan solar di kawasan Pantai Keramat, Banggai Lalongo, Kelurahan Dodung, Kecamatan Banggai.
Muatan BBM yang diperkirakan mencapai 10 ton itu diduga hendak dikirim menuju Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara.
Seluruh muatan yang diamankan kemudian dipindahkan ke Kantor Bupati Banggai Laut. Hingga kini, legalitas pengangkutan dan dugaan penyelundupan BBM tersebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut.
**|Red|













