Enam Saksi Diperiksa Hari ini, Kejari Balut Percepat Pengusutan Dugaan Korupsi Dinas Pendidikan Bangkep

Penyidik Pidsus Kejari Balut saat melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banggai Kepulauan. (Foto: Kastel)

BANGKEP, klikbanggai.com — Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Banggai Laut kembali bergerak dalam pengusutan dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun Anggaran 2023–2025.

Hari ini, Kamis (11/06/2026), tim penyidik Pidsus memeriksa sedikitnya enam orang saksi guna memperkuat proses penyidikan yang sedang berjalan.

“Saya baru konfirmasi ada 6 hari ini Pak,” ujar Kepala Seksi Intelejen Kejari Balut, Doni Andrian HSB, SH., saat dikonfirmasi klikbanggai.com via aplikasi WhatsApp.

Informasi yang dihimpun, para saksi yang diperiksa terdiri dari sejumlah staf Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangkep serta beberapa pihak ketiga atau perusahaan penyedia pengadaan barang dan jasa yang diduga berkaitan dengan kegiatan yang tengah diselidiki.

Saksi-saksi yang diperiksa antara lain :

  1. Pimpinan PT. MSP
  2. Pimpinan CV. WK
  3. Pimpinan CV. NMB
  4. Pimpinan CV. AJ
  5. Staff R, Admin Kegiatan Pengadaan
  6. ….

Pemeriksaan dilakukan secara marathon di Kantor Kejaksaan Negeri Banggai Laut dan Kantor Perwakilan Kejari Balut di Salakan, untuk mendalami proses pelaksanaan pengadaan, alur administrasi, hingga keterlibatan masing-masing pihak dalam kegiatan tersebut.

Langkah pemeriksaan saksi ini merupakan tindak lanjut setelah perkara resmi dinaikkan ke tahap penyidikan. Penyidik Pidsus sebelumnya telah mengantongi sedikitnya dua alat bukti yang menjadi dasar peningkatan status penanganan perkara.

Selain pemeriksaan saksi, tim penyidik juga telah melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangkep beberapa waktu lalu. Penggeledahan dilakukan untuk melengkapi alat bukti yang telah ditemukan penyidik dalam proses penyidikan.

Sejumlah dokumen penting terkait kegiatan pengadaan dikabarkan turut diamankan guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Hingga kini, Kejaksaan Negeri Banggai Laut masih terus mendalami potensi kerugian negara serta kemungkinan adanya pihak lain yang akan dimintai keterangan dalam kasus tersebut.

Kasus ini menjadi sorotan serta mendapat apresiasi dari masyarakat Banggai Kepulauan atas kinerja dari Kejaksaan Negeri Banggai Laut.

**Red.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *