BANGGAI KEPULAUAN, klikbanggai.com — Dugaan tindakan kekerasan terhadap sejumlah siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sampekonan mengundang keprihatinan serius dari para orang tua siswa.
Peristiwa yang disebut terjadi pada Selasa, 4 Agustus 2026, tersebut diduga melibatkan seorang oknum guru berinisial ABS. Berdasarkan informasi yang diterima klikbanggai.com, terdapat sekitar 7 hingga 8 siswa yang diduga menjadi korban tindakan kekerasan fisik saat berada di lingkungan sekolah.
Yang lebih memprihatinkan, sejumlah siswa disebut mengalami kondisi yang cukup serius. Bahkan, berdasarkan keterangan yang disampaikan kepada pihak keluarga, terdapat siswa yang diduga sampai kehilangan kesadaran atau pingsan setelah kejadian.
Informasi tersebut kini menjadi perhatian para orang tua siswa yang meminta agar pihak berwenang segera melakukan pemeriksaan dan memastikan keselamatan serta perlindungan terhadap seluruh peserta didik di SDN Sampekonan.
Orang Tua Minta Guru Dipindahkan
Para orang tua siswa disebut menginginkan agar guru yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut segera dipindahkan dari SDN Sampekonan, setidaknya selama proses pemeriksaan dan klarifikasi berlangsung.
Permintaan tersebut muncul karena orang tua mengaku khawatir kejadian serupa kembali terjadi dan berdampak terhadap kondisi psikologis maupun keselamatan anak-anak mereka.
“Anak-anak harus mendapatkan rasa aman ketika berada di sekolah. Kalau benar terjadi kekerasan terhadap siswa, persoalan ini tidak boleh dianggap sepele,” demikian kekhawatiran yang disampaikan dari pihak orang tua.
Jika Tidak Ada Tindakan, Orang Tua Pertimbangkan Jalur Hukum
Orang tua siswa juga disebut siap menempuh jalur hukum apabila tidak ada langkah konkret dari pihak terkait untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Mereka meminta pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, pihak sekolah, serta aparat berwenang untuk tidak hanya melakukan klarifikasi internal, tetapi juga memberikan perlindungan kepada siswa dan memastikan fakta kejadian secara objektif.
Apabila dugaan kekerasan tersebut terbukti, pihak keluarga korban menginginkan adanya tindakan tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Sekolah Diminta Tidak Diam
Kasus dugaan kekerasan terhadap anak di lingkungan pendidikan menjadi persoalan serius karena sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman bagi siswa untuk belajar, berkembang, dan mendapatkan perlindungan.
Karena itu, pihak terkait didesak segera melakukan investigasi menyeluruh, meminta keterangan dari siswa, orang tua, guru, serta saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut.
KlikBanggai.com akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan ruang konfirmasi kepada pihak SDN Sampekonan maupun guru yang disebut dalam dugaan kejadian tersebut.
Catatan redaksi: Informasi mengenai jumlah korban, kondisi siswa, kronologi pemukulan, serta pihak yang diduga terlibat masih perlu dikonfirmasi kepada pihak sekolah, Dinas Pendidikan, orang tua korban, dan pihak berwenang. Publikasi ini menggunakan istilah dugaan dan tidak dimaksudkan untuk menyimpulkan kesalahan seseorang sebelum adanya hasil pemeriksaan resmi.
**|Red|













