Pengelolaan Paket DAU SG Dikbud Bangkep yang Disidik Kejaksaan Jadi Sorotan, Risal Arwie Minta Transparansi dan Klarifikasi

Risal Arwie, mantan Ketua DPRD Banggai Kepulauan.

SALAKAN, klikbanggai.com – Pengelolaan paket pekerjaan yang bersumber dari Dana Alokasi Umum Specific Grant (DAU SG) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2023-2025 yang kini menjadi bagian dari penyidikan Kejaksaan Negeri Banggai Laut mulai mendapat sorotan publik.

Di tengah proses penyidikan yang sedang berjalan, muncul berbagai pertanyaan mengenai mekanisme pengelolaan paket pekerjaan, mulai dari proses perencanaan, penunjukan pelaksana, hingga pelaksanaan kegiatan yang menggunakan anggaran negara tersebut.

Selain itu, beredar pula sejumlah informasi dan isu di tengah masyarakat yang mengaitkan adanya oknum tertentu yang diduga memiliki peran dalam proses pengelolaan paket pekerjaan tersebut. Salah satu isu yang berkembang menyebut adanya oknum konsultan yang diduga menjadi perantara dalam pengurusan paket pekerjaan dengan mengatasnamakan pihak tertentu.

Namun demikian, hingga saat ini informasi tersebut masih sebatas isu yang beredar dan belum dapat diverifikasi kebenarannya. Karena itu, sejumlah pihak menilai perlu adanya klarifikasi resmi agar informasi yang berkembang tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah masyarakat.

Mantan Ketua DPRD Banggai Kepulauan, Risal Arwie, mengatakan bahwa berbagai informasi yang beredar harus disikapi secara hati-hati dan tidak boleh langsung dianggap sebagai fakta sebelum dilakukan verifikasi secara menyeluruh.

Saya melihat informasi seperti ini perlu diklarifikasi secara objektif. Jangan sampai berkembang menjadi opini yang tidak berdasar. Jika memang ada informasi yang beredar, biarlah ditelusuri dan dijelaskan secara terbuka oleh pihak-pihak yang berwenang,” ujar Risal Arwie.

Menurut Risal, transparansi menjadi hal penting mengingat perkara yang sedang ditangani berkaitan dengan penggunaan anggaran pendidikan yang bersumber dari keuangan negara.

Ia menilai, masyarakat berhak memperoleh informasi yang jelas mengenai pengelolaan paket-paket pekerjaan yang saat ini menjadi perhatian publik, termasuk menjawab berbagai isu yang berkembang di luar proses hukum yang sedang berjalan.

Yang dibutuhkan sekarang adalah keterbukaan dan penjelasan yang objektif. Dengan begitu masyarakat tidak dibingungkan oleh berbagai informasi yang belum tentu benar,” katanya.

Risal juga berharap aparat penegak hukum dapat memberikan penjelasan apabila terdapat informasi yang menyeret nama institusi tertentu dalam isu yang berkembang. Menurutnya, klarifikasi diperlukan untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus mencegah munculnya berbagai spekulasi yang dapat merugikan banyak pihak.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi yang membenarkan adanya keterlibatan pihak sebagaimana yang disebut dalam isu yang beredar. Karena itu, seluruh informasi tersebut masih memerlukan verifikasi dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.

Publik kini menunggu perkembangan lebih lanjut dari proses penyidikan yang sedang berlangsung, sekaligus menanti penjelasan resmi terkait berbagai informasi yang berkembang seputar pengelolaan paket DAU SG pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2023-2025.

**|Red|

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *